MENU UTAMA

VAKSINASI

FORM LOGIN



PENGUNJUNG

Ada 167 tamu online

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini357
mod_vvisit_counterKemarin1079
mod_vvisit_counterMinggu ini9501
mod_vvisit_counterBulan ini19277
mod_vvisit_counterSemua1270445

Domain dan Hosting

Klik Disini

Newsflash

Penyakit Flu Burung dan Buah Merah

Penyakit flu burung merupakan penyakit yang menyerang pada unggas.

Gejala unggas yang terkena penyakit ini adalah mengalami demam yang tinggi lalu mengakibatkan kematian.

Obat untuk menyembuhkan penyakit ini sebenarnya sudah ditemukan yaitu vaksin AI ( Avian Influenza).

Bila penyakit ini menyerang peternakan unggas, maka akan berakibat fatal, karena semua unggas yang berada dalam peternakan akan tertular semuanya.

Selain dengan vaksin Al untuk pengobatan penyakit tersebut, seorang dosen dari Universitas Cendrawasih Papua yaitu Dr. Made Budi MS.

Telah mengadakan uji melalui sari "Buah Merah" dalam pengobatan flu burung ini dan hasilnya cukup memuaskan yaitu dari 20 ekor ayam yang terkena flu burung 19 ekor mengalami kesembuhan dan hanya 1 ekor yang mati.


Ciri-ciri sari Buah Merah hasil racikan Dr. Made Budi MS yaitu, tidak berbau asam, aroma netral, warna gelap (merah), kandungan air nol (0), endapan pasta nol, bilangan iod tinggi dan nilai peroksida nol(0)sampai 0,5. Titik didih sari buah merah rendah.

 
Mahkota Dewa

 

SEJAK ZAMAN DULU Mahkota Dewa digunakan untuk me­nyembuhkan berbagai penyakit, seperti lever, kanker, jantung, ken­cing manis, asam urat, rematik, ginjal, dan tekanan darah tinggi.Sebagai obat luar, buah dan bijinya berkhasiat untuk mengatasi jerawat, gatal kulit hingga eksim.

Dalam wayang purwo, perdu setinggi 5 meter ini dikeramatkan. Siapa pun yang akan memetik buahnya harus menyembah terebih dahulu. Bagi prajurit yang akan pergi ke medan laga wajib memakan buah ini agar sehat, kuat, dan selamat.


Dulu oleh para bangsawan Jawa, Mahkota Dewa dikenal de­ngan nama Makuto Dewo, Makuto Ratu, atau Makuto Rojo, dan ha­nya bisa dijumpai di lingkungan keraton Jogya dan Solo (orang Cina menamakannya dengan Pau yang artinya obat pusaka). Tetapi ka­rana buahnya besar, sebagian ahli botani lebih suka memberikan nama latin Phaleria Macrocarpa (macro: besar). Asal tanaman ini belum diketahui, namun menilik nama botaninya Phaleria Papuana dan termasuk famili Thymelaceae, diperkirakan tanaman ini berasal dari Tanah Papua, Irian Jaya. Entah bagaimana, dalam 5 tahun ter­akhir ini Mahkota Dewa popular kembali sebagai tanaman obat yang berkhasiat mangobati berbagai penyakit. Popuaritasnya tidak hanya terbatas di daerah Jawa, tetapi meluas hingga ke Malaysia.

Read more text
 

Newsflash

Cegahlah serangan Jantung mulai sekarang

Selama ini Penyakit Jantung Koroner (PJK) memang umumnya ditemukan di usia tua. Namun kini ada pergeseran kejadian penyakit ini dari usia tua ke usia lebih muda. Kejadian serangan jantung bisa saja terjadi pada kita jika kita tidak menerapkan pola hidup tidak sehat di usia muda.

Rokok Faktor Utama

Hingga saat ini PJK adalah pembunuh nomor satu di dunia. Di Amerika Serikat, satu dari lima orang mati karena penyakit ini. Belakangan angka kejadian penyakit ini juga meningkat di negara-negara berkembang, termasuk di Indonesia. Di negara kita, penyakit ini pun menduduki ranking satu sebagai penyebab kematian.
Organisasi Kesehatan Dunia WHO pernah melakukan penelitian dalam sebuah proyek raya yang dinamai Multinational Monitoring of Trends and Determinants in Cardiovascular Disease (MONICA) selama satu dasawarsa, melibatkan populasi dari 21 negara. Kesimpulan penelitian ini: serangan jantung pada usia di bawah 40 tahun sebagian besar (sekitar 80 %) disebabkan oleh salah satu faktor risiko mayor penyakit ini yaitu kebiasaan merokok.

Dalam bahasa medis, serangan jantung lebih dikenal sebagai infark miokard akut (acute myocardial infarction, AMI). Pada kondisi ini, aliran darah ke bagian daerah tertentu di jantung mengalami gangguan sehingga menyebabkan sel-sel jantung pada daerah yang terganggu ini mati. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh penumpukan plak lemak pada pembuluh darah arteri jantung yaitu arteria koronaria sehingga menyebabkan penyempitan.
Ketika serangan jantung terjadi, gejalanya antara lain nyeri di dada, terutama pada bagian kiri yang dapat menjalar hingga ke pundak sebelah kiri, sesak napas, mual, muntah, dan keringat dingin. Ada-pun faktor-faktor risiko mayor (penyebab utama) serangan jantung adalah diabetes, merokok, obesitas atau kegemukan dengan indeks masa tubuh lebih dari 30 kg/m2, kadar low density lipoprotein (LDL, kolesterol jahat) tinggi, trigliserida (lemak) tinggi, stres, dan konsumsi alkohol.
Kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor risiko penting di kalangan orang muda di bawah 40 tahun. Mengapa begitu? Rokok membantu pembentukan formasi plak lemak pada dinding pembuluh darah terutama pada arteria koronaria di jantung. Dengan kata lain, rokok membuat proses penebalan pembuluh darah menjadi lebih cepat. Itu sebabnya perokok memiliki risiko lima kali lebih besar dibandingkan dengan yang bukan perokok.
Selain rokok, faktor penting lainnya gadalah kegemukan, kebiasaan makan-makanan tinggi lemak dan kolesterol, serta kurang berolahraga. Ini semua faktor penting yang makin sering kita temukan pada orang muda zaman sekarang. Merokok, tubuh gendut, makan tidak terkontrol, jarang berolahraga.
Selain mempengaruhi produktivitas, penyakit jantung juga dapat menyebabkan kematian mendadak. Mati muda. Jika penderita berhasil selamat melewati serangan jantung, maka persoalannya tidak lantas usai. Komplikasi setelah serangan jantung bisa saja menghantui. Salah satu bentuk komplikasi adalah gagal jantung. Dalam kondisi ini, jantung tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Komplikasi lain adalah gangguan kontraksi jantung seperti regurgitasi (gangguan katup jantung) dan aritmia (gangguan denyut jantung). Tak hanya itu, serangan jantung ulangan pun bisa saja terjadi.

 

Pengobatan Seumur Hidup

Terlepas dari perkara komplikasi, pengobatan penyakit ini membutuhkan biaya yang menguras dompet. Selain pengobatan terhadap faktor risiko, diperlukan juga pencegahan dengan obat-obatan yang mungkin harus dikonsumsi seumur hidup. Di Amerika Serikat, penyakit ini tidak mendapatkan perlindungan asuransi kesehatan tenaga kerja. Bahkan, sebagian perusahaan besar menolak memperkerjakan orang yang pernah terkena serangan jantung. Pertimbangannya, biaya perawatan kesehatannya tidak sebanding dengan produktivitas kerja yang dihasilkan oleh pasien ini. Bisa dibayangkan jika ini terjadi pada kita. Ditolak bekerja di usia produktif. Salah satu metode pengobatan yang paling populer untuk mencegah terjadinya serangan ulangan adalah operasi bypass. Operasi ini inembutuhkan biaya yang terhitung cukup mahal untuk kebanyakan orang Indonesia, minimal Rp 150 juta. Ini belum termasuk obat-obatan selama perawatan berikut obat pascaoperasi. Selain operasi bypass, metode lain untuk pencegahan serangan ulangan adalah pemasangan cincin stent, angioplasti balon, dan transplantasi jantung. Metode terakhir ini belum bisa dilakukan di Indonesia.

Dunia Kesehatan
Tempat Tak Terduga Favorit Bakteri PDF Cetak Email
Ditulis oleh -   
Rabu, 15 Desember 2010 02:11

KOMPAS.com — Karena ukurannya yang renik, kuman dan bakteri tidak bisa kita lihat, sentuh, atau cium baunya. Namun, sebersih apa pun suatu benda terlihat, bisa dipastikan bahwa benda itu dipenuhi bakteri, termasuk di permukaan kulit kita. Faktanya, bakteri memang ada di mana-mana. Cermati tempat-tempat tak terduga berikut, tempat favorit bakteri bersarang.


Menu restoran

Mungkin Anda mengira tangan Anda cukup bersih sebelum duduk di meja restoran. Namun, apakah tangan Anda sudah dicuci saat makanan terhidang di meja Anda? Penting diketahui bahwa menu restoran banyak mengandung kuman karena banyaknya tangan yang sudah menyentuhnya.


Tas kosmetik

Bila Anda bukan orang yang gemar berbagi kosmetik dengan orang lain, maka jumlah bakteri yang menghuni tempat kosmetik Anda akan minimal. Lain halnya jika Anda sering tukar-menukar alat kosmetik dengan orang lain. Itu sebabnya, biasakan mencuci tangan sebelum mengaplikasi kosmetik ke wajah Anda.

Pemutakhiran Terakhir ( Rabu, 15 Desember 2010 02:18 )
Baca selengkapnya...
 
Sering Berjemur Bikin Wanita Panjang Umur PDF Cetak Email
Ditulis oleh DetikHealth   
Selasa, 07 Desember 2010 13:14
Punya kulit putih bersih merupakan dambaan wanita kebanyakan, sehingga tak sedikit yang selalu menghindari sinar matahari. Padahal wanita berkulit gelap akibat sering berjemur lebih beruntung, karena memiliki peluang lebih besar untuk berumur panjang.

Sebagaimana diketahui, sinar matahari merupakan sumber energi utama untuk mengubah provitamin D yang terdapat di jaringan kulit menjadi vitamin D. Pada manusia, hampir 90 persen pembentukan vitamin D difasilitasi oleh sinar matahari.

Seorang profesor onkologi dari Lund University di Swedia, Hakan Olsson mengatakan vitamin tersebut tidak hanya baik bagi tulang tetapi juga bisa mencegah berbagai penyakit mematikan. Di antaranya penggumpalan darah di kaki atau disebut vein thromboses.
Pemutakhiran Terakhir ( Selasa, 06 Maret 2012 01:14 )
Baca selengkapnya...
 
Main di Lumpur Bikin Anak Pintar PDF Cetak Email
Ditulis oleh admin   
Selasa, 07 Desember 2010 13:12
Andreas Hermawan December 3 at 9:17am Reply Report
Kebanyakan orangtua biasanya akan khawatir bila melihat buah hatinya bermain di lumpur. Tetapi tampaknya kekhawatiran tersebut bisa berkurang karena studi terbaru menemukan bahwa bermain di lumpur bisa membuat anak lebih pintar.

Ada kabar baik bagi orangtua yang sering cemas tentang kebersihan anaknya, terutama karena anak-anak sangat suka bermain kotor di lumpur. Peneliti dari Kidsafe NSW Playground Advisory Unit menemukan bahwa bermain di lumpur bisa membuat anak lebih pintar.

Penelitian tersebut menunjukkan sisi positif dari bakteri tanah yang dapat dihirup anak ketika bermain lumpur. Peneliti mengatakan bahwa kotoran bakteri Mycobacterium vaccae yang banyak di lupur dapat menavigasi labirin kompleks di otak dua kali lebih cepat.
Pemutakhiran Terakhir ( Rabu, 15 Desember 2010 02:19 )
Baca selengkapnya...
 
Parasetamol Berisiko pada Anak PDF Cetak Email
Ditulis oleh admin   
Selasa, 30 November 2010 14:43
Hati-hati memberikan obat turun panas pada anak. Salah satunya adalah parasetamol, sebab penelitian terbaru membuktikan obat ini dapat meningkatkan risiko asma dan alergi.

Tidak diketahui pasti apa penyebabnya, para peneliti masih harus melakukan uji klinis untuk memastikannya. Peneliti juga belum tahu persis berapa dosis yangbisa menyebabkan efek samping semacam itu.

Namun adanya keterkaitan antara parasetamol dengan risiko asma telah dibuktikan oleh para ahli dari University of Otago di Wellington. Untuk mengungkapnya, para ahli mengamati 505 bayi dan 914 anak usia 5-6 tahun.

Penelitian ini mengungap, penggunaan parasetamol pada bayi berusia kurang dari 15 bulan dapat meningkatkan risiko asma hingga 2 kali lipat. Sementara pada usia 6 tahun, parasetamol meningkatkan risiko alergi hingga 3 kali lipat.

“Kami pikir efek ini lebih terkait dengan jangka waktu pemakaian, bukan dosisnya. Semakin sering digunakan, parasetamol efek sampingnya makin besar,” ungkap Prof Julian Crane yang memimpin penelitian tersebut, dikutip dari Ninemsn, Senin (29/11/2010).

Prof Crane juga menegaskan bahwa efek samping ini tidak akan muncul serta merta hanya dalam beberapa kali pemakaian. Oleh karena itu orangtua tidak perlu khawatir selama penggunaan parasetamol tidak berlebihan.

Meski ada keterkaitan antara parasetamol dengan risiko asma, tidak tertutup kemungkinan adanya faktor lain yang mempengaruhi. Oleh karena itu Prof Crane mendukung adanya penelitian lebih lanjut untuk mengungkapnya.

Sumber: DetikHealth

Link: http://healindonesia.wordpress.com/2010/11/29/parasetamol-berisiko-pada-anak/
 
<< Mulai < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Halaman 6 dari 18