MENU UTAMA

VAKSINASI

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini190
mod_vvisit_counterKemarin591
mod_vvisit_counterMinggu ini2194
mod_vvisit_counterBulan ini14338
mod_vvisit_counterSemua925025

Domain dan Hosting

Klik Disini

Newsflash

Penyakit Flu Burung dan Buah Merah

Penyakit flu burung merupakan penyakit yang menyerang pada unggas.

Gejala unggas yang terkena penyakit ini adalah mengalami demam yang tinggi lalu mengakibatkan kematian.

Obat untuk menyembuhkan penyakit ini sebenarnya sudah ditemukan yaitu vaksin AI ( Avian Influenza).

Bila penyakit ini menyerang peternakan unggas, maka akan berakibat fatal, karena semua unggas yang berada dalam peternakan akan tertular semuanya.

Selain dengan vaksin Al untuk pengobatan penyakit tersebut, seorang dosen dari Universitas Cendrawasih Papua yaitu Dr. Made Budi MS.

Telah mengadakan uji melalui sari "Buah Merah" dalam pengobatan flu burung ini dan hasilnya cukup memuaskan yaitu dari 20 ekor ayam yang terkena flu burung 19 ekor mengalami kesembuhan dan hanya 1 ekor yang mati.


Ciri-ciri sari Buah Merah hasil racikan Dr. Made Budi MS yaitu, tidak berbau asam, aroma netral, warna gelap (merah), kandungan air nol (0), endapan pasta nol, bilangan iod tinggi dan nilai peroksida nol(0)sampai 0,5. Titik didih sari buah merah rendah.

 
Mahkota Dewa

 

SEJAK ZAMAN DULU Mahkota Dewa digunakan untuk me­nyembuhkan berbagai penyakit, seperti lever, kanker, jantung, ken­cing manis, asam urat, rematik, ginjal, dan tekanan darah tinggi.Sebagai obat luar, buah dan bijinya berkhasiat untuk mengatasi jerawat, gatal kulit hingga eksim.

Dalam wayang purwo, perdu setinggi 5 meter ini dikeramatkan. Siapa pun yang akan memetik buahnya harus menyembah terebih dahulu. Bagi prajurit yang akan pergi ke medan laga wajib memakan buah ini agar sehat, kuat, dan selamat.


Dulu oleh para bangsawan Jawa, Mahkota Dewa dikenal de­ngan nama Makuto Dewo, Makuto Ratu, atau Makuto Rojo, dan ha­nya bisa dijumpai di lingkungan keraton Jogya dan Solo (orang Cina menamakannya dengan Pau yang artinya obat pusaka). Tetapi ka­rana buahnya besar, sebagian ahli botani lebih suka memberikan nama latin Phaleria Macrocarpa (macro: besar). Asal tanaman ini belum diketahui, namun menilik nama botaninya Phaleria Papuana dan termasuk famili Thymelaceae, diperkirakan tanaman ini berasal dari Tanah Papua, Irian Jaya. Entah bagaimana, dalam 5 tahun ter­akhir ini Mahkota Dewa popular kembali sebagai tanaman obat yang berkhasiat mangobati berbagai penyakit. Popuaritasnya tidak hanya terbatas di daerah Jawa, tetapi meluas hingga ke Malaysia.

Read more text
 

Newsflash

Awas Jantung dan kolesterol !!


TIMBULNYA AMARAH DAN RASA KESAL lebih banyak disebabkan oleh faktor di luar kemauan kita. Para psikolog menganjurkan hendaknya kita jangan sampai diperbudak oleh amarah atau rasa kesal. Banyak cara untuk menghindarinya. Saat terjebak oleh kemacetan misalnya, kita bisa mengantisipasi dengan berangkat lebih awal. Begitu pula saat pulang, kita bisa memilih di luar jam-jam padat. Dengan begitu, sesampai di rumah kita tidak perlu kehilangan selera humor dan tampil dengan sikap bermusuhan yang bisa berakibat buruk pada kesehatan, dari naiknya tekanan darah, tingginya kadar kolesterol, depresi sampai masalah jantung.


HUBUNGAN ANTARAMARAH, JANTUNG, DAN KOLESTEROL

Sebenarnya hidup ini sangat sederhana. Tetapi,gaya hidup yang membuat kita menjadi sulit. Kolesterol telah menjadi sebuah kata yang terus mendengung di telinga dan menghantui benak kita. Mau makan enak pun bisa membuat kita merasa bersalah, jangan-jangan angka kolesterol akan naik. Begitu juga dengan marah-marah, tak luput dari ancaman kolesterol. Dalam studi yang dilakukan terhadap 103 orang dewasa sehat yang berusia 25-40 tahun, ditemukan bahwa ledaKan amarah bisa berakibat pada menurunnya kadar HDL (High Density Lipoprotein) dan meningkatkan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) pada tubuh.Di dalam tubuh, kolesterol berkeliaran melalui aliran darah dengan menumpang molekul-molekul kooperatif yang disebut lipoprotein. LDL (Low Density Lipoprotein) memberi tumpangan kepada kolesterol dan bertanggung jawab atas pembentukan kerak pada dinding arteri. HDL (High Density Lipoprotein) berbuat sebaliknya, ia menangkap kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh. Oleh karena itu, semakin banyak HDL yang dimiliki tubuh, dipastikan kondisi tubuh semakin sehat. Masalahnya, bagi orang yang memiliki tipe pemarah, kadar HDL (High Density Lipoprotein) yang baik tadi menurun drastis, sebaliknya kadar LDL (Low Density Lipoprotein) justru meningkat tajam Lalu apa hubungan rasa marah dengan menurunnya kadar HDL dalam darah? Aron Wolfe Siegman dari University of Maryland di Baltimore melakukan penelitian ini. Hasilnya ia menemukan bahwa rasa amarah telah memicu reaksi hormon-hormon tubuh seperti adrenalin secara berlebihan. Reaksi inilah yang meningkatkan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) dalam darah.
7 Jenis Rasa Sakit Yang harus di waspadai PDF Cetak Email
Penilaian User: / 2
TerburukTerbaik 
Kesehatan - Kebugaran

 3.Rasa sakit di pinggang bawah atau di antara tuk belikat di punggung:
Rasa sakit ini "Umumnya karena artritis," kata Sharon Brangman yang juga guru besar dan ketua geria di Upstate Medical University di Syracuse. Kemungkinan adalah serangan jantung atau masalah perut. Sinyal ini menjadi sangat berbahaya jika pasien berjsiko tinggi serangan jantung karena mempunyai riwayat tekanan darah tinggi, masalah sirkulasi, perokok berat, dan penderita diabetes.
 

4. Sakit di betis :

Salah satu bahaya yang umumnya kurang disadari adalah deep vein thrombosis (DVT), yaitu darah beku yang terdapat di pembuluh darah betis. Bahayanya menurut dr Sandra Fryhover adalah jika bekuan darah tersebut terlepas dan terbawa aliran ke paru (pulmonary embolism) Akibatnya bisa fatal. Faktor risiko DVT adalah kanker, obesitas, perjalanan atau bed rest yang lama, kehamilan, dan usia tua. Gejalanya kadang hanya bengkak tanpa sakit.

5. Rasa sakit parah di perut:
Hati-hati jika usus buntu pecah! Kemungkinan lain adalah radang kandung empedu, radang pankreas, borok perut, dan hambatan di usus (intestinal blockages).

 6. Rasa terbakar di kaki:
Banyak pasien diabetes yang tidak terdiagnosis karena tidak menyadari bahwa diri mereka menderita diabetes. "Salah satu gejala pertama yang patut diketahui adalah peripheral neuropathy, kata Sharon Brangman. Rasa sakitnya seperti terbakar dan ditusuk jarum pada kaki dan tungkai. Ini mengindikasikan adanya kerusakan saraf.


7. Rasa sakit yang samar-samar atau yang secara medis tidak terdeteksi.

Gejala rasa sakit fisik merupakan hal yang umum pada penderita depresi. Demikian pendapat Thomas Wise, MD, seorang psikiater di !nova Faiefax Hospital. "Pasien biasanya menderita sakit kepala yang samar-samar, juga sakit perut atau anggota tubuh lainnya. Kadang kombinasi rasa sakit di beberapa bagian tubuh." Rasa sakitnya yang kronis tetapi tidak parah, maka umumnya diabaikan. "Makin parah depresi Anda, Makin sulit Anda menggambarkan rasa sakit yang Anda derita," kata Thomas Wise. Menurutnya, rasa sakit ini walau tidak parah perlu ditangani sebelum menyebabkan perubahan-perubahan struktural di otak.

 

Sumber : Majalah Nirmala