MENU UTAMA

VAKSINASI

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini4
mod_vvisit_counterKemarin768
mod_vvisit_counterMinggu ini3271
mod_vvisit_counterBulan ini15592
mod_vvisit_counterSemua1056768

Domain dan Hosting

Klik Disini

Newsflash

Penyakit Flu Burung dan Buah Merah

Penyakit flu burung merupakan penyakit yang menyerang pada unggas.

Gejala unggas yang terkena penyakit ini adalah mengalami demam yang tinggi lalu mengakibatkan kematian.

Obat untuk menyembuhkan penyakit ini sebenarnya sudah ditemukan yaitu vaksin AI ( Avian Influenza).

Bila penyakit ini menyerang peternakan unggas, maka akan berakibat fatal, karena semua unggas yang berada dalam peternakan akan tertular semuanya.

Selain dengan vaksin Al untuk pengobatan penyakit tersebut, seorang dosen dari Universitas Cendrawasih Papua yaitu Dr. Made Budi MS.

Telah mengadakan uji melalui sari "Buah Merah" dalam pengobatan flu burung ini dan hasilnya cukup memuaskan yaitu dari 20 ekor ayam yang terkena flu burung 19 ekor mengalami kesembuhan dan hanya 1 ekor yang mati.


Ciri-ciri sari Buah Merah hasil racikan Dr. Made Budi MS yaitu, tidak berbau asam, aroma netral, warna gelap (merah), kandungan air nol (0), endapan pasta nol, bilangan iod tinggi dan nilai peroksida nol(0)sampai 0,5. Titik didih sari buah merah rendah.

 
Mahkota Dewa

 

SEJAK ZAMAN DULU Mahkota Dewa digunakan untuk me­nyembuhkan berbagai penyakit, seperti lever, kanker, jantung, ken­cing manis, asam urat, rematik, ginjal, dan tekanan darah tinggi.Sebagai obat luar, buah dan bijinya berkhasiat untuk mengatasi jerawat, gatal kulit hingga eksim.

Dalam wayang purwo, perdu setinggi 5 meter ini dikeramatkan. Siapa pun yang akan memetik buahnya harus menyembah terebih dahulu. Bagi prajurit yang akan pergi ke medan laga wajib memakan buah ini agar sehat, kuat, dan selamat.


Dulu oleh para bangsawan Jawa, Mahkota Dewa dikenal de­ngan nama Makuto Dewo, Makuto Ratu, atau Makuto Rojo, dan ha­nya bisa dijumpai di lingkungan keraton Jogya dan Solo (orang Cina menamakannya dengan Pau yang artinya obat pusaka). Tetapi ka­rana buahnya besar, sebagian ahli botani lebih suka memberikan nama latin Phaleria Macrocarpa (macro: besar). Asal tanaman ini belum diketahui, namun menilik nama botaninya Phaleria Papuana dan termasuk famili Thymelaceae, diperkirakan tanaman ini berasal dari Tanah Papua, Irian Jaya. Entah bagaimana, dalam 5 tahun ter­akhir ini Mahkota Dewa popular kembali sebagai tanaman obat yang berkhasiat mangobati berbagai penyakit. Popuaritasnya tidak hanya terbatas di daerah Jawa, tetapi meluas hingga ke Malaysia.

Read more text
 

Newsflash

Cegahlah serangan Jantung mulai sekarang

Selama ini Penyakit Jantung Koroner (PJK) memang umumnya ditemukan di usia tua. Namun kini ada pergeseran kejadian penyakit ini dari usia tua ke usia lebih muda. Kejadian serangan jantung bisa saja terjadi pada kita jika kita tidak menerapkan pola hidup tidak sehat di usia muda.

Rokok Faktor Utama

Hingga saat ini PJK adalah pembunuh nomor satu di dunia. Di Amerika Serikat, satu dari lima orang mati karena penyakit ini. Belakangan angka kejadian penyakit ini juga meningkat di negara-negara berkembang, termasuk di Indonesia. Di negara kita, penyakit ini pun menduduki ranking satu sebagai penyebab kematian.
Organisasi Kesehatan Dunia WHO pernah melakukan penelitian dalam sebuah proyek raya yang dinamai Multinational Monitoring of Trends and Determinants in Cardiovascular Disease (MONICA) selama satu dasawarsa, melibatkan populasi dari 21 negara. Kesimpulan penelitian ini: serangan jantung pada usia di bawah 40 tahun sebagian besar (sekitar 80 %) disebabkan oleh salah satu faktor risiko mayor penyakit ini yaitu kebiasaan merokok.

Dalam bahasa medis, serangan jantung lebih dikenal sebagai infark miokard akut (acute myocardial infarction, AMI). Pada kondisi ini, aliran darah ke bagian daerah tertentu di jantung mengalami gangguan sehingga menyebabkan sel-sel jantung pada daerah yang terganggu ini mati. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh penumpukan plak lemak pada pembuluh darah arteri jantung yaitu arteria koronaria sehingga menyebabkan penyempitan.
Ketika serangan jantung terjadi, gejalanya antara lain nyeri di dada, terutama pada bagian kiri yang dapat menjalar hingga ke pundak sebelah kiri, sesak napas, mual, muntah, dan keringat dingin. Ada-pun faktor-faktor risiko mayor (penyebab utama) serangan jantung adalah diabetes, merokok, obesitas atau kegemukan dengan indeks masa tubuh lebih dari 30 kg/m2, kadar low density lipoprotein (LDL, kolesterol jahat) tinggi, trigliserida (lemak) tinggi, stres, dan konsumsi alkohol.
Kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor risiko penting di kalangan orang muda di bawah 40 tahun. Mengapa begitu? Rokok membantu pembentukan formasi plak lemak pada dinding pembuluh darah terutama pada arteria koronaria di jantung. Dengan kata lain, rokok membuat proses penebalan pembuluh darah menjadi lebih cepat. Itu sebabnya perokok memiliki risiko lima kali lebih besar dibandingkan dengan yang bukan perokok.
Selain rokok, faktor penting lainnya gadalah kegemukan, kebiasaan makan-makanan tinggi lemak dan kolesterol, serta kurang berolahraga. Ini semua faktor penting yang makin sering kita temukan pada orang muda zaman sekarang. Merokok, tubuh gendut, makan tidak terkontrol, jarang berolahraga.
Selain mempengaruhi produktivitas, penyakit jantung juga dapat menyebabkan kematian mendadak. Mati muda. Jika penderita berhasil selamat melewati serangan jantung, maka persoalannya tidak lantas usai. Komplikasi setelah serangan jantung bisa saja menghantui. Salah satu bentuk komplikasi adalah gagal jantung. Dalam kondisi ini, jantung tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Komplikasi lain adalah gangguan kontraksi jantung seperti regurgitasi (gangguan katup jantung) dan aritmia (gangguan denyut jantung). Tak hanya itu, serangan jantung ulangan pun bisa saja terjadi.

 

Pengobatan Seumur Hidup

Terlepas dari perkara komplikasi, pengobatan penyakit ini membutuhkan biaya yang menguras dompet. Selain pengobatan terhadap faktor risiko, diperlukan juga pencegahan dengan obat-obatan yang mungkin harus dikonsumsi seumur hidup. Di Amerika Serikat, penyakit ini tidak mendapatkan perlindungan asuransi kesehatan tenaga kerja. Bahkan, sebagian perusahaan besar menolak memperkerjakan orang yang pernah terkena serangan jantung. Pertimbangannya, biaya perawatan kesehatannya tidak sebanding dengan produktivitas kerja yang dihasilkan oleh pasien ini. Bisa dibayangkan jika ini terjadi pada kita. Ditolak bekerja di usia produktif. Salah satu metode pengobatan yang paling populer untuk mencegah terjadinya serangan ulangan adalah operasi bypass. Operasi ini inembutuhkan biaya yang terhitung cukup mahal untuk kebanyakan orang Indonesia, minimal Rp 150 juta. Ini belum termasuk obat-obatan selama perawatan berikut obat pascaoperasi. Selain operasi bypass, metode lain untuk pencegahan serangan ulangan adalah pemasangan cincin stent, angioplasti balon, dan transplantasi jantung. Metode terakhir ini belum bisa dilakukan di Indonesia.

Merokok Tetapi Tetap Sehat PDF Cetak Email
Penilaian User: / 17
TerburukTerbaik 
Penyakit Umum - Umum

rokok-obatTiap tahun jumlah perokok di Indonesia  dan mungkin juga di dunia, bunkannya menurun justru malah bertambah. Peningkatan ini didominasi oleh para "New Smoker", perokok pemula dari kalangan remaja. Beragam acaman kesehatan yang ditujukan kepada para perokok seolah tak mempan.

Sangsi  denda pun kerap kali diakali, agar bisa terus menghisap rokok dilokasi terlarang.Tentunya  siapapun, termasuk"Gank Smoker"mengetahui bahwa merokok  itu mengangu kesehatan . Bahayanya bukan hanya unutk si perokok itu sendiri , tapi juga bagi orang lain atau perokok pasif. Bahkan berkat peraturan pemerinta, tak satupun rokok dinegeri ini luput dari kalimat "Merokok dapat menyebabkan kanker , serangan jantung, impotensia dan ganguan kehamilan dan janin". Asap tetap saja mengepul  ari mulut para perokok memenuhi udara dihampir semua tempat umum.

Kalau bermacam shock theraoy yang selama ini amat gencar agar perokok kapok ini tak ada satupun yang berefek. Lantas bagaimana perlu dicari jlan tengahnya. Yaitu bagaimana agar aspirasi para perokok ini tetap bisa diakomodasikan tetapi sang asap rokok tak membahayakan siapapun. Wal hasil perlu diciptakan satu jenis rokok yang asapnya tak berbahaya . Baik buat siperokok maupun orang yang menghisap asapnya. Pertanyaan apakah mungkin?.

Ini mungkin kata menejer perusahaan rokok  terapi herbal di Jawa Timur. Katany, rokok ini hanya memberi efek penyembuhan ketika dihisap  saja. Selain itu juga abu rokoknya dapat digunakan sebagai obat gatal-gatal , sariawan dan sakit gigi serta memiliki rasa yang berbeda dengan rokok lainnya.

Apabila rokok ini dihisap akan memberikan terapi penyembuhan untuk penyakit paru-paru , asma, polip, sinusitis ringan,impotensia , jantung, darah tinggi, lever, ginjal, bahkan kecanduan narkoba. Yang lebih mengherankan lagi , rokok ini telah terbukti dapat membuat orang berhenti dari kebiasaan merokok. Hanya saja ini tergantung kemauan yang kuat dari masing-masing konsumen. Semakin kemauannya tinggi semakin cepat akan berhenti merokok.

 

Riset Ilmiah

Menurut menejer perusahaan rokok tersebut awalnya diperoduksi hanya sebagai sarana terapi pengobatan berbagai jenis penyakit. Karena banyak permintaan dari para pengguna yang merasa efek positif, maka diputuskan untuk diproduksi  secara masal.

Sebelum ada ijin dari yang berwenang  untuk memproduksi, produk rokok ini telah dilakukan uji ilmiah di laboratorium Kimia Brawijaya Malang, Laboratorium Kimia Universitas Negeri Malang dandi salah satu pabrik rokok terkemuka di Jawa Timur  yang ditunjuk secara resmi oleh pemerintah untuk pengujian produk rokok.

"Hasil menunjukan , kadar nikotin rokok kami sangat rendah, bahkan dinyatakan  mendekati 0%. Memang tes laboratorium resmi juga menemukan nilai tar rokoknya tinggi , tapi itu bukan tanpa alasan" cetusnya.Tar yang dihasilkan konon merupakan jamu yang berfungsi sebagai Gurah ( mengeluarkan cairan racun dari paru-paru dan darah) melalui mulut, hidung dan telinga.

Tar dalam standar internasional adalah pengukuran berat material asap rokok yang mengandung racun  dan bahan berbahaya lain. Umumnya bila nilai TAR tinggi  maka napas terasa berat , sesak dan dada sakit. Tapi nilai TAR yang ada belum bisa diuraikan secara terperinci sehingga pembuktian lanjut secara ilmiah masih menuggu waktu. Maka peringatan pemerintah sebagai aturan resmi wajib dicantumkan.

Bagi perokok aktif yang pertama kali menghisap rokok ini, kemungkinan akan langsung merasa kenikmatannya. Tubuh terasa segar baik dalam aktifitas sehari-hari maupun habis bangun tidur . Itu berarti sisa racun dalam tubuh berkadar rendah. Sebaliknnya buat sebgaian orang akan merasakan pahit, tengorokan gatal, panas, sakit, pusing, mual dan sebagainya. Nah hal itu menunjukan , ramuan rokok sedang aktif bekerja menghancurkan dan mengurangi kadar racun tinggi dalam darah dan paru-paru serta tubuh perokok. Bagi yang bukan perokok pasif yang mencoba menghisap rokok ini  kemungkinan juga merasakan hal-hal seperti diatas.

Reaksi tubuh seperti keluar cairan berbentuk lendir dari telinga, hidung, dan tengorokan harus selalu dibersihkan. Kalau kotoran atau racun dalam paru-paru  dan tengorokan terlalu pekat, kemungkinan cairan lendir yang keluar beserta darah kotor.

Dari reaksi-reaksi tadi dianjurkan untuk mengkonsumsi rokok ini sampai sembuh. Karena rokok ini tetap aman untuk dikonsumsi dan asapnya tidak meracuni perokok pasif bahkan berfungsi sebagai terapi kesehatan seperti pada perokok aktif.

Akankah para "perokok mania" memilih rokok terapi sehat ini? Kalaumemiliki rasa tanggung jawab moral, boleh jadi mereka mau mencobanya. Lantas, bagaimana nasib produk-produk rokok biasa kalau konsumennya pindah ke rokok lain?

Sumber: placebo.