MENU UTAMA

VAKSINASI

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini195
mod_vvisit_counterKemarin591
mod_vvisit_counterMinggu ini2199
mod_vvisit_counterBulan ini14343
mod_vvisit_counterSemua925030

Domain dan Hosting

Klik Disini

Newsflash

Penyakit Flu Burung dan Buah Merah

Penyakit flu burung merupakan penyakit yang menyerang pada unggas.

Gejala unggas yang terkena penyakit ini adalah mengalami demam yang tinggi lalu mengakibatkan kematian.

Obat untuk menyembuhkan penyakit ini sebenarnya sudah ditemukan yaitu vaksin AI ( Avian Influenza).

Bila penyakit ini menyerang peternakan unggas, maka akan berakibat fatal, karena semua unggas yang berada dalam peternakan akan tertular semuanya.

Selain dengan vaksin Al untuk pengobatan penyakit tersebut, seorang dosen dari Universitas Cendrawasih Papua yaitu Dr. Made Budi MS.

Telah mengadakan uji melalui sari "Buah Merah" dalam pengobatan flu burung ini dan hasilnya cukup memuaskan yaitu dari 20 ekor ayam yang terkena flu burung 19 ekor mengalami kesembuhan dan hanya 1 ekor yang mati.


Ciri-ciri sari Buah Merah hasil racikan Dr. Made Budi MS yaitu, tidak berbau asam, aroma netral, warna gelap (merah), kandungan air nol (0), endapan pasta nol, bilangan iod tinggi dan nilai peroksida nol(0)sampai 0,5. Titik didih sari buah merah rendah.

 
Mahkota Dewa

 

SEJAK ZAMAN DULU Mahkota Dewa digunakan untuk me­nyembuhkan berbagai penyakit, seperti lever, kanker, jantung, ken­cing manis, asam urat, rematik, ginjal, dan tekanan darah tinggi.Sebagai obat luar, buah dan bijinya berkhasiat untuk mengatasi jerawat, gatal kulit hingga eksim.

Dalam wayang purwo, perdu setinggi 5 meter ini dikeramatkan. Siapa pun yang akan memetik buahnya harus menyembah terebih dahulu. Bagi prajurit yang akan pergi ke medan laga wajib memakan buah ini agar sehat, kuat, dan selamat.


Dulu oleh para bangsawan Jawa, Mahkota Dewa dikenal de­ngan nama Makuto Dewo, Makuto Ratu, atau Makuto Rojo, dan ha­nya bisa dijumpai di lingkungan keraton Jogya dan Solo (orang Cina menamakannya dengan Pau yang artinya obat pusaka). Tetapi ka­rana buahnya besar, sebagian ahli botani lebih suka memberikan nama latin Phaleria Macrocarpa (macro: besar). Asal tanaman ini belum diketahui, namun menilik nama botaninya Phaleria Papuana dan termasuk famili Thymelaceae, diperkirakan tanaman ini berasal dari Tanah Papua, Irian Jaya. Entah bagaimana, dalam 5 tahun ter­akhir ini Mahkota Dewa popular kembali sebagai tanaman obat yang berkhasiat mangobati berbagai penyakit. Popuaritasnya tidak hanya terbatas di daerah Jawa, tetapi meluas hingga ke Malaysia.

Read more text
 

Newsflash

Bagaimana Caranya Mengendalikan Kolesterol?

Kolesterol diketahui sebagai pemicu berbagai gangguan kesehatan, seperti hipertensi, gangguan jantung, hingga stroke. Sebenarnya kolesterol merupakan unsur yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, jika kadarnya berlebihan di dalam tubuh akan menyebabkan berbagai penyakit.

Sering Berjemur Bikin Wanita Panjang Umur PDF Cetak Email
Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 
Berita - Latest
Punya kulit putih bersih merupakan dambaan wanita kebanyakan, sehingga tak sedikit yang selalu menghindari sinar matahari. Padahal wanita berkulit gelap akibat sering berjemur lebih beruntung, karena memiliki peluang lebih besar untuk berumur panjang.

Sebagaimana diketahui, sinar matahari merupakan sumber energi utama untuk mengubah provitamin D yang terdapat di jaringan kulit menjadi vitamin D. Pada manusia, hampir 90 persen pembentukan vitamin D difasilitasi oleh sinar matahari.

Seorang profesor onkologi dari Lund University di Swedia, Hakan Olsson mengatakan vitamin tersebut tidak hanya baik bagi tulang tetapi juga bisa mencegah berbagai penyakit mematikan. Di antaranya penggumpalan darah di kaki atau disebut vein thromboses.

Penyakit ini banyak menyerang wanita dan menewaskan tak kurang dari 25.000 orang tiap tahun. Dalam penelitian yang dilakukan Prof Olsson terhadap 40.000 wanita, terungkap bahwa vein thromboses lebih sering muncul di musim dingin ketika matahari jarang menampakkan diri.

“Banyak yang meyakini sering berjemur bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Namun peningkatannya ternyata tidak lebih besar dibandingkan manfaat lainnya, sehingga secara umum wanita yang sering berjemur punya peluang berumur lebih panjang,” ungkap Prof Olsson seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (5/12/2010).

Manfaat lain dari berjemur menurut Prof Olsson adalah mencegah penyakit diabetes. Masih berdasarkan penelitian yang ia lakukan, Prof Olsson menyimpulkan diagnosis diabetes pada wanita lebih sering diberikan pada musim dingin dibanding pada musim panas.

Meski demikian, ahli kanker lainnya menilai hasil penelitian yang telah dipresentasikan di forum Swedish Society of Medicine ini terlalu berlebihan. Ed Yong, seorang peneliti dari Cancer Research di Inggris mengingatkan bahwa ancaman kanker kulit tidak boleh dianggap remeh.

“Sinar matahari baik untuk manusia dan vitamin D juga baik untuk kesehatan tulang. Namun tidak ada bukti yang cukup kuat bahwa manfaat vitamin D bisa mengimbangi risiko kanker kulit. Hal terpenting untuk mencegah kanker kulit adalah, pastikan kulit tidak terbakar saat berjemur,” ungkap Yong.

Sumber: DetikHealth

Link: http://healindonesia.wordpress.com/2010/12/06/sering-berjemur-bikin-wanita-panjang-umur/