MENU UTAMA

VAKSINASI

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini198
mod_vvisit_counterKemarin591
mod_vvisit_counterMinggu ini2202
mod_vvisit_counterBulan ini14346
mod_vvisit_counterSemua925033

Domain dan Hosting

Klik Disini

Newsflash

Penyakit Flu Burung dan Buah Merah

Penyakit flu burung merupakan penyakit yang menyerang pada unggas.

Gejala unggas yang terkena penyakit ini adalah mengalami demam yang tinggi lalu mengakibatkan kematian.

Obat untuk menyembuhkan penyakit ini sebenarnya sudah ditemukan yaitu vaksin AI ( Avian Influenza).

Bila penyakit ini menyerang peternakan unggas, maka akan berakibat fatal, karena semua unggas yang berada dalam peternakan akan tertular semuanya.

Selain dengan vaksin Al untuk pengobatan penyakit tersebut, seorang dosen dari Universitas Cendrawasih Papua yaitu Dr. Made Budi MS.

Telah mengadakan uji melalui sari "Buah Merah" dalam pengobatan flu burung ini dan hasilnya cukup memuaskan yaitu dari 20 ekor ayam yang terkena flu burung 19 ekor mengalami kesembuhan dan hanya 1 ekor yang mati.


Ciri-ciri sari Buah Merah hasil racikan Dr. Made Budi MS yaitu, tidak berbau asam, aroma netral, warna gelap (merah), kandungan air nol (0), endapan pasta nol, bilangan iod tinggi dan nilai peroksida nol(0)sampai 0,5. Titik didih sari buah merah rendah.

 
Mahkota Dewa

 

SEJAK ZAMAN DULU Mahkota Dewa digunakan untuk me­nyembuhkan berbagai penyakit, seperti lever, kanker, jantung, ken­cing manis, asam urat, rematik, ginjal, dan tekanan darah tinggi.Sebagai obat luar, buah dan bijinya berkhasiat untuk mengatasi jerawat, gatal kulit hingga eksim.

Dalam wayang purwo, perdu setinggi 5 meter ini dikeramatkan. Siapa pun yang akan memetik buahnya harus menyembah terebih dahulu. Bagi prajurit yang akan pergi ke medan laga wajib memakan buah ini agar sehat, kuat, dan selamat.


Dulu oleh para bangsawan Jawa, Mahkota Dewa dikenal de­ngan nama Makuto Dewo, Makuto Ratu, atau Makuto Rojo, dan ha­nya bisa dijumpai di lingkungan keraton Jogya dan Solo (orang Cina menamakannya dengan Pau yang artinya obat pusaka). Tetapi ka­rana buahnya besar, sebagian ahli botani lebih suka memberikan nama latin Phaleria Macrocarpa (macro: besar). Asal tanaman ini belum diketahui, namun menilik nama botaninya Phaleria Papuana dan termasuk famili Thymelaceae, diperkirakan tanaman ini berasal dari Tanah Papua, Irian Jaya. Entah bagaimana, dalam 5 tahun ter­akhir ini Mahkota Dewa popular kembali sebagai tanaman obat yang berkhasiat mangobati berbagai penyakit. Popuaritasnya tidak hanya terbatas di daerah Jawa, tetapi meluas hingga ke Malaysia.

Read more text
 

Newsflash

Kaitan Hiperlipidemia dgn terjadinya Artherosclerosis dan Hipertensi

Hiperlipidemia adalah keadaan meningkatnya kadar lipid darah dalam lipoprotein (kolesterol dan trigliserida). Hal ini berkaitan dengan intake lemak dan karbohidrat dalam jumlah yang berlebihan dalam tubuh. Keadaan tersebut akan menimbulkan resiko terjadinya artherosclerosis dan hipertensi.

 Artherosclerosis adalah keadaan terbentuknya bercak yang menebal dari dinding arteri bagian dalam dan dapat menutup saluran dari aliran darah dalam arteri koronaria. Bila penyempitan terjadi pada pembuluh darah jantung dapat menyebabkan Penyakit Jantung Koroner.Pembuluh darah koroner yang menderita artherosklerosis selain menjadi tidak elastis, juga mengalami penyempitan sehingga tahanan aliran darah dalam pembuluh koroner juga naik. Naiknya tekanan sistolik karena pembuluh darah tidak elastis serta naiknya tekanan diastolik akibat penyempitan pembuluh darah disebut juga tekanan darah tinggi atau hipertensi. 
Mengatasi bau Mulut PDF Cetak Email
Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 
Kesehatan - Kebugaran

bau mulutBau mulut yang dialami oleh seseorang akan menimbulkan masalah besar. Karena dengan adanya ini akan mengurangi rasa percaya diri seseorang dalam pergaulan, atau akan menimbulkan hambatan besar. Lebih-lebih bagi seorang wanita. Bau mulut yang terjadi bisa disebabkan oleh berbagai masalah dan akan memiliki dampak yang beraneka ragam. Bau mulut ini sebenarnya salah satu bagian dari penyakit, sehingga memerlukan pengobatan yang intensif juga. Di saat sekarang banyak produk yang menawarkan untuk mengatasi ini. Tetapi kebanyakan hanya bersifat instan dan mempunyai efek samping bagi penggunanya. Memang ada cara-cara tradisional, yaitu berkumur menggunakan daun sirih yang tidak memiliki efek samping dan itu pun hanya sebatas kepada orang yang mengalami masalah pada gigi atau gusi. Untuk lebih jelasnya penyebab dari bau mulut ada beberapa pokok.

a. infeksi di rongga gigi
b. gigi keropos atau berlubang
c. gusi bengkak atau infeksi
d. infeksi amandel
e. karang gigi
f. lidah meradang
g. kanker di daerah mulut
h. badan tidak fit
i. perut kosong
j. kekurangan vitamin B 12

 

Bau mulut yang disebabkan oleh faktor sederhana, itu mudah dihilangkan dan diatasi. Cara mengatasinya pun tidak sulit seperti, menggosok gigi, menambal gigi yang berlubang, atau menggunakan obat kumur. Untuk bau mulut yang disebabkan oleh penyakit ringan, ini juga mudah untuk diatasi. Yaitu dengan mengobati penyakitnya sampai sembuh, seperti infeksi amandel, infeksi gusi dan infeksi di rongga mulut.
Ada bau mulut yang disebabkan oleh penyakit penyakit yang memang memerlukan pengobatan jangka panjang dan bau mulut itu bisa hilang bila penyakitnya memang benar-benar telah sembuh. Penyakit-penyakit yang menjadi indikator dengan bau mulut, seperti :
1. Penyakit raja singa (sifilis) atau orang yang terserang kuman kencing nanah (gonorea)
2. Orang yang mengidap herpes di lidah atau selaput lendir lidah yang menyerupai sariawan.
3. Terserang kuman difteri, campak, leukemia, dan tuberkulosa
4. Pengidap penyakit paru-paru, hidung, lambung, usus, hati dan ginjal
5. Tersumbatnya benda asing di dalam rongga hidung, seperti tisu dan sebagainya sehingga bau busuk menyusup keluar dari mulut.
6. Gangguan pada hati yang menyebabkan hembusan bau amis pada mulut
7. Kerusakan pada ginjal sehingga mulut bau pesing
8. Pengidap diabetes

 

Terdapat cara-cara yang sederhana dalam pencegahan terhadap bau mulut dan itupun bagi mereka yang memiliki kasus sederhana. Cara pencegahannya yaitu :
-    Dengan menggosok gigi minimal setelah bangun dari tidur, akan tidur, dan sehabis makan
-    Menggosok lidah, untuk menghilangkan makanan dan bakteri yang menempel pada papila lidah
-    Lakukanlah berkumur untuk menghilangkan bau mulut dengan air garam atau daun sirih minimal 3 kali sehari
-    Sering-seringlah minum air putih dan banyak mengonsumsi buah-buahan seperti jeruk, tomat, air kelapa, belimbing dan
-    Bersihkan karang gigi, karena bakteri anaerob yang menyebabkan bau mulut sering bersarang pada gigi
-    Tamballah gigi yang berlubang, atau perbaiki tambalalan yang sudah rusak
-    Bersihkanlah gigi palsu bagi yang menggunakannya
-    Periksakan gigi setiap enam bulan sekali ke dokter
-    Jangan merokok, karena merokok dapat menyebabkan berkurangnya air liur

 

Sebenarnya penyebab dari bau mulut banyak sekali, bukan hanya hal yang tersebut di atas. Terkadang bau mulut disebabkan oleh bagaimana orang mengonsumsi makanannya. Menurut dokter ada beberapa makanan yang sulit dicerna oleh lambung sehingga berdampak pada pengosongan lambung dan menimbulkan bau mulut. Seperti makanan berlemak, keju, cokelat dan kue tart. Selain itu juga makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung naik ke kerongkongan. Seperti alkohol, cokelat, makanan tinggi lemak dan gorengan. Makanan yang mengandung gas, seperti pete, jengkol, durian, nangka, sawi, kol, pisang ambon atau minuman yang bersoda. Adapula makanan yang menimbulkan kerusakan pada dinding lambung dan menyebabkan bau mulut pada seseorang seperti cuka dan pedas (asinan), merica dan bumbu yang dapat merangsang bisa berpengaruh pada bau mulut.